Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Mulai Ekstra di Kebunnya

Semakin hari semakin banyak kesibukan dikebun jadi lebih asik lagi bagi waktunya antara kerjaan kantor dan dikebun dan pada akhirnya apapun hasil di akhir itulah yang akan aku syukuri. supel sekali saya. hehe sudah hampir empat bulan menanam pohon pisang dikebun dari berbagai jenis pisang yang saya tanam. namun ternyata ada yang tidak maksimal dalam perkembangannya dikarenakan bibit pisang tersebut sudah terserang beberapa penyakit pisang. sehingga tumbuhnya menjadi kerdil. 

Gambar dibawah ini terdapat beberapa lokasi yang sudah saya sulam dengan bibit pisang baru. ada sekitar 50 pohon pisang yang saya sulam rusak akibat bibit pisang sudah terserang virus pisang.


keringat jagung mengalahkan nge-Gym versi apapun. hehe makin hitam juga nih kulit.


 Gambar dibawah ini merupakan pohon pisang yang tumbuh ideal sesuai yang diharapkan. jika tidak ada kendala tahun depan bisa panen pisang dan jika harga bagus bisa hitung sendiri aja sudah.

Nantikan kisah selanjutnya dari saya berkebun. dan jangan pernah bosan untuk menulis karena menulis itu bisa mengarsipkan cerita yang tidak penting buat orang lain namun berarti buat kita dimasa depan. so menulis juga bisa membuat apa yang dalam pikiran kita mengalir kedalam karya tulisan dan sedikit membuat pikiran kita menjadi segar apapun yang dipikiran keluarkan asal jangan di medsos aja ya karena kegiatan apapun yang kita lakukan gak perlu juga orang banyak tau.

Hanya untuk Mencari Bibit Pisang

Hanya sekedar untuk mendapatkan bibit pisang ini saya rela pergi mencarinya sampai ke negeri seberang yaitu desa babulu darat penajam. Yah karena pengen punya jenis pisang ini saja. Mungkin beberapa orang tau jenis pisang ini. Tapi jenis pisangnya gak akan saya sebut disini biar tebak sendiri aja. Saya mencari kesana karena di Kampung saya gak pernah melihat jenis pisang ini. Mungkin juga sekelas pisang ini jarang ditemui di Supermarket yang ada di Balikpapan. Sapa tau dengan menanam pisang ini bisa mendapat pangsa pasar di Balikpapan Khususnya supermarket ternama. Mengingat pisang ini merupakan pisang unggulan juga. karena pisang ini jika dimakan tidak menimbulkan perih diperut dan rasa dagingnya kenyal. dan sangat cocok sekali untuk pisang goreng atau kue amparan tatak khas banjar. pengen tau pisang jenis apa ini rahasia yah. cari tau sendiri saja dengan gambarnya. 








Perjalanan 4 bulan kebun pisang


Menyempatkan untuk menulis artikel tentang kebun sendiri biar lebih semangat lagi dalam menghadapi masalah perkebunan. Gambar diatas merupakan pohon pisang tanaman 22 Juni 2017. Belum kelihatan banget pohonnya karena masih tunas dan ketutup ama rumput juga. Kita juga dapat melihat sekelilingan fhoto hanya dapat melihat padang rumput. Maklum karena lahan ini dulu tempat saya pelihara sapi.


Gambar ini merupakan gambar saya ambil Tanggal 03-11-2017 kurang lebihnya pisang ini berumur 4 bulan 11 hari. Rumputnya agak tinggi sih karena gak bisa disemprot karena dibawah pisang itu banyak tanaman labu merah yang sudah berbuah. hehehe... jadi nunggu beberapa minggu kedepan baru rumputnya bisa dibersihkan dengan cara disemprot. saya sih agak bahagia karena dengan melihat tanaman seperti ini aja kaya gimana ya rasanya. tapi target kemaren belum terpenuhi 600 pohon pisang karena terkendala biaya bibit dan bibit yang sesuai atau sehat susah didapatkan. pisang ini jika sehat kurang lebihnya ada sekitar 200 pohon. dan ditahun depan menjadi 400 pohon karena anak pisangnya sudah mulai menyusul naik daun juga. tulisan ini saya buat biar saya ingat waktu saya ngambil fhoto dan umur berapa tanaman sekarang. soal hasil urusan-Nya yang penting mau berkebun dulu. karena berkebun cape ya tidur klo pegawai atau karyawan tidur ketauan boss tamat riwayatmu. hehe....semangat buat kawan-kawan petani. kita petani penampilan emang gembel dan dekil serta hitam tapi syukurin saja kita tidak diperintah.

Santai sejenak di Masjid Al-Amin Auri Sepinggan Balikpapan


Setelah beberapa minggu baru bisa nulis lagi judulnya ajapun cuman santai sejenak. Gak ada kegiatan seperti orang pada hari selasa sibuk dengan kegiatan hariannya. Saya sendiri hanya santai bukan santai sih di kota beriman Balikpapan. Sekedar bertemu teman dan ngopi bareng bahas sesuatu ide yg sapa tau muncul dari pembahasan. Kebetulan ke Balikpapan dan pas waktu sholat Dzuhur singgahlah di Masjid Al-Amin Auri Sepinggan. Apabila singgah disini ingat masih masa-masa kuliah dari bangunan dalamnya masih kayu sampai semegah seperti sekarang. Ke Balikpapan bukan sekedar jalan-jalan ajasih ada sesuatu bahan yang dicari untuk alat perkebunan yang belum cukup dan masih kurang. Terutama tali sleng dan katrol mau tau juga harganya disini berapa. Ternyata lumayan juga harganya kisaran Rp. 20.000/meter dan saya perlukan sekitar 500 meter sebenarnya cuman nanya-nanya aja dulu jadi bisa tau anggaran yang harus saya sediakan. Maklum pengen banget punya perkebunan terpadu dan moderen. Untuk angkut hasil panen gak perlu ngupah banyak orang.  cukup dengan satu orang saja bisa mengangkut hasil panen langsung kepenampungan. Hahaahaa dasar ide gila. Kapan sembuhnya ane ini. Kebanyakan nonton youtube ini. Hehe...
Usaha dan sambil berdoa dimasjid Al-Amin Auri Sepinggan sapa tau kebun yang diidamkan diaminkan. Amiiinnn

Akhirnya bisa liburan juga.


Hari ini 20-09-2017 bisa bilang Alhamdulillah setelah beberapa waktu ketunda terus niat untuk liburan ke kota Gudeg, Jogja. Seminggu untuk persiapan segala aspek dan akhirnya sampai juga pada jadwal yang sudah dibuat. Cuman bisa cerita untuk bandara sepinggan udah sangat bagus perubahannya. Dan ini juga baru kali pertama aku ngerasakan naik pesawat melalui bandara yang baru. So 11.40 jogja aku datang. Next cerita selanjutnya. 

Ruang tunggunya nyaman banget
Gak perlu naik bus kaya bandara yang lama




Motivasi yang berbeda beda

Motivasi yang berbeda beda

Kemaren sempat bercerita kepada seorang teman yang sudah tua kira kira umurnya kurang lebih 50 tahun dan katanya tinggal menunggu waktu saja. Dia bilang begitu aku hanya tersenyum campur takut juga. Dia sebagai seorang petani dan orang yang miskin dari semenjak lahir sampai tua sekarang ini. Jangan tanya kenapa tidak berusaha, kan dulu masih mudanya tenaga ada. Dia seorang pekerja keras dan seorang yang taat pekerjaan utama petani, dan kerjaan sambilan buruh harian lepas. Sekarang saya agak sulit menemukan manusia badan kotor penuh lumpur keringat bau, masih bisa tepat waktu sholatnya bahkan sebelum adzan sudah duluan ada dimasjid. Bahkan paling duluan dari orang orang yang pekerjaannya tidak kotor seperti orang dikantoran. 

Saya jadi termotivasi sedikit bertanya-tanya tentang kenapa manusia ini bisa rajin sekali kemasjid dan sholat berjamaah padahal badan dia bau dan kotor. Saya introgasi sedikit sedikit demi sedikit. Dan saya menemukan kata dia seperti ini "dimasjid itu sudah disediain semua fasilitas dari air, kamar mandi, wc, ruangan yang bersih, sajadah sudah terhampar, pendingin ruangan, udara pasti sejuk, ada yang imamin" dan masih manusia sholat dirumah dan tidak mau datang kemasjid? 

Disini saya terdiam sebentar, iya juga sih saya intropeksi diri sendiri. Saya kadang telat motivasi saya beda untuk datang kemasjid. Mungkin sekarang ini karena kewajiban. Seharusnya bukan karena kewajiban 5 waktu. 

Dia menyambung ceritanya lagi, orang sholat motivasinya beda-beda. Ada yang sudah tua mau mati baru sholat, anak muda sholat karena kewajiban, emang betul kewajiban tapi bukan itu yang harus dipahami. Jika karena kewajiban orang akan cepat bosan dan lama kelamaan menunda waktu sholat bahkan sholat shubunya malah lewat atau bahkan gak dikerjakan sama sekali,  Sholatnya karena banyak masalah, klo masalahnya kelar sholatnya jadi longgar, karena ingin mencari jodoh dengan aturan Allah, klo jodoh sudah dapat sholatnya jadi longgar, karena kaya jadi takut miskin, karena miskin pengen kaya, karena pengangguran. 

Makanya setiap orang motivasinya berbeda beda, dijaman sekarang orang berlomba lomba untuk menjadi ustadz, hafiz itu emang bagus. Tapi apa kamu siap membagikan ilmu yang kamu dapat secara gratis kepada orang lain. Ini yang jadi masalah besar. Jika motivasi belajar karena mau dibilang baik, atau materi yang sama sama paham aja sudah. 

Kita bisa melihat orang beribadah untuk motivasi kita biar makin taat lagi. Dan soal motivasi biarkan itu menjadi rahasia masing masing. Karena jangan sampai sholat kita atau sesuatu yang kita dapat malah mengendurkan sholat kita. Sudah dapat pekerjaan yang baik malah sholatnya kendur atau sudah dikasi jodoh yang sesuai pada saat jalaninnya belang pasangan kita malah ketahuan. Pahami doa elu. Semangat. 
Thanks udah mau meluangkan waktu membaca cerita ini sampai habis.  Ini cerita nyata. 

Masih banyak hal yang ingin saya tuliskan disini. Tunggu cerita dan pengalaman saya selanjutnya 

Belanja cangkul



Baru bisa update.......
Hanya sebuah kisah nyata yang tidak terlalu penting untuk dibaca bagi yang malas membaca tulisan ini. Hari ini 01 Juli 2017 aku ke Balikpapan untuk merayakan sendiri hari raya idul fitri tak ada yang saya datangin atau saya kunjungin kecuali hanya untuk berbelanja. Ya berbelanja.. Belanja saya ini banyak di protes orang rumah karena menurut mereka sangat aneh sih. Kenapa engga orang lebaran sibuk cari perlengkapan lebaran. Saya sih no. Saya malah cari cangkul dan bibit jeruk perut. Hehe..
Ya kebetulan barang tersebut seperti bibit jeruk purut susah banget dicarinya pada saat situasi lebaran. Namun beda dengan cangkul, cangkul mudah sekali dicarinya. Ketika sudah mendapatkan cangkul tersebut saya bungkus rapi seperti membungkus pakaian yang baru dibeli dalam plastik pada umumnya. Alhasil ketika mama saya membuka kresek itu dia protes aja. Hem hem gak stress kah nih anak kok malah beli cangkul. Saya jawab aja itu trend sekarang mama. Mama saya ya diam saja.
Sepertinya terlalu panjang pembukaan dari cerita diatas hehe.. Hari ini juga saya ingin mencari cangkul yang itungannya langka sih. Yup saya cari cangkul import yang katanya agak susah untuk mendapatkannya kecuali didaerah kota yang toko bangunannya tidak terlalu laris. Mungkin stok cangkul seperti itu masih ada. Banyak sih yang bertanya kenapa harus cangkul import kan cangkul buatan dalam negeri banyak. Yah saya jawab aja kualitas dari cangkulnya jauh berbeda. Saya sudah gunakan buatan dalam negeri ketika ketemu kayu yang agak keras mata cangkulnya langsung bengkok. Beda dengan cangkul import yang memang dari segi kualitas besinya sangat kokoh.
Akhirnya saya dapatkan cangkul yang saya inginkan setelah beberapa toko bangunan yang saya singgahi tidak membuahkan hasil yang signifikan. Didaerah pasar baru tepatnya saya dapatkan cangkul yang mungkin masih kw jugalah. Tapi kata penjualnya import dari Thailand, saya uji dulu dengan standar umum yang saya ketahui. Mbanya yang jual liatin saya nih ada anak muda cari cangkul baru nanya yang import lagi toh cangkul sama ajakan mungkin dalam hatinya. Mbanya tetap liatin saya terus. Saya jadi gak enak diliatin gt. Apalagi mbanya cantik banget. Nanti saya jadi ke GR-an lagi.
Langsung saya tanya aja lagi sama yang punya toko ada lagikah kualitas cangkul yang lebih bagus dari ini. Ada katanya cuman masih digudang harganya agak mahal dari ini. Harga cangkul yang saya uji kisaran harga 45rb-55rb dan yang agak mahal kisaran harga 115rb. Namun, cangkul tersebut belum bisa saya lihat karena saya malas nunggu. Hehe
Kemaren saya pengen coba beli cangkul disitus jual beli online amazon atau alibaba ternyata mahalan ongkos kirim ketimbang harga cangkulnya. Haahaa..
Ah sudahlah...
Saya beli cangkul yang harga murah tersebut dan saya bawa pulang. Tapi saya gak langsung pulang seperti biasa waktu Dzuhur udah hampir masuk waktunya. Saya pergi kemasjid favorite saya masjid At-Taqwa Klandasan. Sampai disana saya malah di kasi senyum ama ibu ibu Penjaga penitipan barang. Gagangnya kok gak ada mas? Saya jawab nanti dibuat sendiri bu. Untuk dia gak nanya lagi. Jika sempat nanya saya jawab aneh aneh aja pokoknya. Hehe...
Saya masuk kedalam masjid dan langsung saya fhoto fhoto dah hahaa karena masih jam 11 sih. Hehe
Nih fhoto asal asalan yang saya hasilkan




Kucingnya kasian lagi sakit pas aku pegang tubuhnya lemes banget. Moga cepat sembuh ya nis

Belajar Usaha Berkebun Pisang


Lama sekali baru bisa menulis postingan lagi, karena beberapa bulan terakhir fokus usaha berkebun pisang. yah berkebun pisang menjadi usaha yang akan saya coba ditahun 2017 ini, saya akan hitung bertarung di usaha ini Mulai tanggal 22-06-2017 ini. walaupun beberapa pohon pisang sudah banyak saya tanam. Pohon pisang ini saya tanam dilahan seluas kurang lebih 1,5 Hektare. Namun, belum semuanya tertanam karena jika sesusai perhitungan luasa lahan 1,5 hektare dengan jarak tanam pisang 5x5 meter makan pohon pisang yang harus tertanam sekitar 600 pohon. ini yang berhasil saya tanam kurang lebihnya sekitar 300 pohon. Kendala utama dalam usaha kebun pisang ini yaitu ketersediaan bibit. bibit pisang yang bagus lumayan sulit dicari. bibit pisang yang bagus adalah terbebas dari penyakit pisang. Kemudian harga bibit pisang juga berkisar 5000-10000 perpohonnyna bisa dikalikan saja 600 pohon X 10000= Rp.6.000.0000  modal yang kita sediakan untuk 1,5 hektare tanaman pisang. tapi karena di kampung saya Amborawang Darat banyak warga menanam pisang untuk selingan dikebun mereka bukan fokus untuk usaha kebun pisang saya jadi bisa menekan biaya bibit pisang dengan cara meminta kepada warga yang memiliki jenis pisang yang saya cari. Banyak sekali warga yang menawarkan, ambil saja mas dibelakang rumah itu banyak bibitnya kata salah satu warga.

Alhasil dari kurang lebih 200 pohon bibit pisang saya dapatkan dari pemberian warga disekitar kampung saya. pisang yang saya tanam dikebun saya hanya ada beberapa jenis diantaranya pisang raja, pisang mas, pisang mahuli, pisang ambon, pisang tanduk, pisang sanggar dan pisang merah. tapi yang paling banyak adalah pisang mas. Pengerjaan lokasi lahan untuk menanam pisang terbilang berat jika dikerjakan seperti saya yang masih amatir dalam pengelolaan lahan pertanian. maklumsemua proses saya kerjakan sendiri tanpa bantuan orang lain ini demi untuk melihat hasil yang bisa saya lakukan untuk usaha yang saya gelutin ini. berikut gambar dibawah merupakan anakan pisang yang mulai muncul tunas baru.








Bibit pisang diatas baru saya tanam diantara bulan april 2017 sampai sehari sebelum puasa Ramadhan 2017. Pohon pisang dari tanam sampai berbuah antara 0-12 bulan siap panen dan diantara itu ada juga yang 5 bulan panen, 8 bulan panen tergantung dari cara pengelolaan pohon pisang tersebut. namun jika jumlah pohon pisang yang saya tanam sekitar 300 pohon berarti tahun 2018 pohon pisang saya menjadi 600-900 pohon pisang karena anakan pisang bisa ada yang muncul 1-2 tunas anakan pisang. seperti contoh gambar dibawah ini pohon pisang tersebut sudah muncul anakan tunas yang baru.

Muncul anakan yang baru total 2 pohon pisang
Gambar dibawah merupakan pohon pisang yang ditanam dibulan Februari 2017 yang lumayan besar-besar sudah karena saya kasi pupuk kandang dan saya buat gundukan diarea pohon pisang tersebut. 





Berkebun pisang bukan berarti tidak terlepas dari namanya penyakit pisang. saya baru mulai saja ada saja anakan pisang yang terkena. inilah resiko berusaha kebun pisang salah satunya tapi ini bukan merupakan masalah buat saya ini merupakan sebuah tantangan yang menarik terutama literatur diinternet udah banyak yang membahas mengenai penyakit pohon pisang akan saya coba dan terus saya coba menanggulangi permasalahan tersebut. gambar diatas adalah busuk batang pohon pisang dikarenakan serangga penggerek batang. masalahnya adalah mungkin pada saat mengambil bibit pisang diawal pengambilan pisang tersebut sudah terkena penyakit tersebut.

Prospek usaha kebun pisang sangat menjanjikan contoh seperti pisang susu diatas kemaren saya tanya kepada petani tersebut persisirnya Rp.5000 Rupiah saya bilang dalam hati gak kemahalankah hehehe masih saja saya tidak percaya. pisang susu tesebut mungkin saya ambil rata-rata saja harga ditingkat petani yang diambil tengkolak Rp.3000/sisir. saya anggap lagi pisang susu 1 tandannya ada 6 sisir jadi 1 sisir Rp.3000 dikali 6 sisir= Rp. 18000/tandan jika petani itu menanam pisang susu sebanyak 1 hektare 400 pohon berarti Rp. 18000x400 pohon= Rp. 7.200.000/panen ini masih hitungan kotor ya. lumayan menggiurkan ya badan sehat makan buah pisang terus lagi hahaha....
ini rincian yang bisa jadi pertimbangan buat teman-teman yang ingin mencoba belajar bertani yang serius:

Jika menanam pisang dengan jarak 5x5 meter maka 1 hektare ada 400 pohon pisang
panen pisang dari tanam sampai panen selama 12 bulan
kegagalan panen 10% jadi 400 pohon pisang x 10%=360 pohon pisang yang siap panen
harga pisang susu ditingkat petani Rp. 3000/sisir,-x 6 sisir (1 tandan pisang kita kira-kira ada 6 sisir)=Rp. 18.000
Pisang yang dipanen tahun pertama 360xRp.18000=Rp. 6.480.000/panen
pisang yang dipanen tahun kedua 720xRp.18000=Rp.12.960.000,-
pisang yang dipanen tahun ketiga 1440xRp.18000=Rp.25.920.000,-
Tahun kelima malas sudah ngitung ekh hahahhahaa hitung sendiri
itu saya baru hitung 1 hektare lahan dan hanya pisang susu bagaimana jika yang dihitung pisang raja atau pisang ambon yang nilai jual persisirnya sampai 10.000-15000 ampun mbah buanyak itu.

Bagi yang baca itu hanya hitungan saja tapi hitungan itu untuk memotivasi kita supaya kita mau belajar usaha apapun karena saya hanya menilai untuk saat ini pekerjaan yang paling mulia adalah petani untuk pandangan sementara saya. mungkin suatu saat bisa berubah. dan menanam pisang juga banyak kendala yang dihadapi tapi sebenarnya bukan masalah yang penting itu mau tekun dan tanam terus amati dan dokumentasikan kegiatan harian kita mengenai berkebun. Berkebun itu badan sehat dan tidak diperintah atau ditekan oleh atasan seperti kita kerja dikantoran. Hasil kita yang menentukan...ayo kawan-kawan buka usaha pertanian tanah di Indonesia ini sangat luas sayang cuman negara lain yang memanfaatkannya.

next cerita selanjutnya....

Lanjutan Pengerjaan Pondok


Akhirnya tidak terasa bangunan pondok yang saya buat sendiri tanpa campur tangan dari orang lain telah menjadi sebuah kerangka bangunan. Dimana pada tahap ini tinggal pengerjaan atap bangunan, dinding serta lantai. Rencana jika tidak hujan besok akan mulai 02-04-2017 akan saya akan pasang atap. atap yang saya gunakan merk daun. hehehe...maksudnya atap daun. kenapa saya pilih atap daun? karena saya inginkan ruangan pondok menjadi dingin jika siang hari yang trik. jika saya pasang atap seng bisa dipanggang dah saya didalan pondok.

Sambil nyambi mengerjakan pondok, tidak terasa juga tanaman pisang udah mulai membesar. sangat cepat sekali ternyata tanaman pisang ini berkembangnya. disesa sela tanaman pisang ada pohon singkong cuman belum kelihatan karena masih setinggi 10 cm dari permukaan tanah daun singkongnya. Terlihat gambar dibawah pohon pisangnya mulai membesar. ketika melihat ini jadi rasa 
senang yang gimana gitu. tapi proses pembukaan lahannya juga memerlukan energi yang tidak sedikit kemudian kulit juga menjadi hitam. gak masalah ini namanya juga usaha. klo tidak dimulai dari sekarang kapan lagi. mumpung tanah ada dan masih luas. harus dimanfaatkan emang peluang yang ada.

semoga besok lancar untuk masang atap pada pondok saya ini...next untuk cerita selanjutnya. makasih udah meluangkan waktu untuk membaca kisah aku..



Melihat Aurora


Ketika santai disiang hari dan hujan rintik menerpa atap rumah kedua orang tuaku. sangat terasa santainya di teras rumah sambil menikmati pemandangan alam ditemani segelas teh kala hujan rintik mengguyur. "Bahasa Indonesia saya nilainya 'C' jadi gak bisa diteruskan syairnya. hehe... Ketika itu hujan rintik datang ketika saya berada diteras sambil melihat jauh kearah pemandangan tiba-tiba langit berubah warna menjadi gelap dan ada sedikit warna hijau serta biru. sentaklah saya keluar dan melihat kearah langit. Ternyata saya lihat awan berubah warna yang biasanya warna hitam ketika hujan atau putih ketika tidak hujan ini warnanya lain sendiri menjadi warna hijau dan biru serta warna lainya yang ada pada warna pelangi. Saya cuman bisa berkata dalam hati Allah Maha Besar. saya langsung buru-buru mengambil kamera handphone saya untuk mengabadikan kejadian alam langka ini didesa saya. Ketika akan mengambil fhoto auoranya tiba-tiba auroranya mulai meredup dan menghilang akhirnya saya tidak sempat mengambil fhoto aurora itu. Kamera saya lihat dan saya hanya mendapatkan awan berwarna hitam dan sedikit abu-abu pada langit. dan saat itu juga saya terbangun dari tidur saya ternyata itu hanya mimpi. Mimpi pada hari ini pada saat saya menulis di blog ini Kamis,30-03-2017. setelah bangun saya berfikir lagi jika sempat ada aurora di desaku paling orang desaku bilang ada bala akan turun ini.Maklum orang tua-tua disini masih kurang melihat soal pengetahuan di internet yang ditonton dan diceritakan hanyalah berita dan sinetron remaja. tapi sih sebelum aku mimpi auora itu aku mimpiin kamu lagi. ah selalu saja mimpiin kamu...sudahlah...

Membangun pondok tanpa basic tukang


Kalian punya kebun yang sangat luas pastinya kebun kalian punya pondok untuk beristirahat. Pondok biasanya mempunyai ukuran yang bervariasi, pondok ukurannya sangat kecil umumnya 2x2 meter dan tinggi 2 meter menurut pengamatan saya di lokasi tempat tinggal saya daerah lainya mungkin bisa berbeda. Saya sendiri membangun pondok dengan ukuran 2,5x2,5 meter. kenapa kok ada komanya tuh kenapa gak dicukupkan 3 meter gitu ada yang tanya. kayu tiangnya cuman dua meter dan panjang kayu untuk gelagarnya cuman 2,7 meter. jadi saya menyesuaikan itu saja. "sebenarnya kan bisa disambung" dasar tukang amatir. hahahaha..

Fhoto diatas adalah saya sendiri dan yang mengambil fhoto ade saya. yang kemana saya pergi selalu ikut ikbal namanya. pondok yang saya buat ini adalah baru jadi kerangkanya. belum 100% sih. tapi saya buat dengan usaha saya sendiri. kayunya sih ambil dikebun. hehe. pada dasarnya saya membuat pondok ini dari nol sampe jadi kerangka pondok seperti pada fhoto.

saya tidak mempunyai basic tukang bangunan cuman saya berfikir sedikit sebelum membangun pondok. awalnya sih ingin menyuruh tukang untuk membuat pondok. tapi saya ingin mencoba sesuatu tantangan yang belum saya coba ya dalam hati saya bilang kenapa gak saya coba sendiri aja ya bangun pondoknya. tidak usah besar tapi buat lokasi pondok semantap mungkin untuk santai, menikmati oksigen di pagi hari, melihat burung mencari makan sambil berkicau, dan lain sebagainya dah. alhsasil jadilah seperti fhoto pada gambar diatas.

saya sempat selalu tertawa sendiri "gila" ketika melihat bangunan pondok yang saya buat. karena miring dan gak pantas ajalah dilihat. sebab awal tidak ahli tukang menukang dibangunan, tidak punya pengalaman sama sekali dalam urusan tukang menukang, bahan baku seperti kayu tidak memenuhi standar bangunan ya karena kayu sisa, otomatis bengkok sana dan bengkok sini. seharusnya kayu ingin membangun pondok harus lurus. jadi keliatan bagus aja klo dilihat. tapi saya usahakan semua itu untuk kelihatan bagus walau tidak 70%. lah kok tidak 100%. klo 100 % itu untuk orang yang sudah berpengalaman di tukang menukang bapak. saya 70% itu sudah bagus banget.

jadinya pondok ini setidaknya akan menjadi tempat istirahat ketika selesai membuat usaha bertani area pondok. ya cita-cita saya sapa tau usaha ini dapat membuka lapangan pekerjaan buat orang lain. amiinn...

Merasa Kurang


Pagi ini ingin menuliskan sesuatu yang peranannya sangat penting pada diri manusia, iya manusia, betul diriku sendiri. Aku sebagai manusia selalu merasa wajar jika merasa kurang. Yup manusia yang lain juga akan merasakan hal yang sama dengan apa yang aku rasakan. Kekurangan jasmani dan rohani, jika sudah bahas kedua ini harusnya saling berjalan seimbang bukan hanya salah satu saja yang kuat. Jasmaninya terpenuhi tapi rohaninya kurang dan sebaliknya serta lain sebagainya.

Apasih yang mendasari manusia merasa kurang. ini hanya dipikiranku sendiri yang bertanya dan hanya pikiran sendiri yang menjawab tanpa membaca dari literatur manapun. Nafsu...yup nafsu merupakan bentuk alamiah yang ada didalam hidup makhluk hidup. Nafsu untuk makan, minum, tidur, travelling, belanja, pendidikan, jabatan, dan lain sebagainya. Selama nafsu masih dalam kategori akal sehat itu tidak akan pernah masalah buat manusianya.

Merasa kurang dalam hal mencari sesuatu kebaikan merupakan hal yang selalu kita lakukan. Terutama dalam kehidupan sosial masyarakat. Kebaikan apapun itu yang orang lain merasa terbantu akan membawa dampak balik kepada diri kita sendiri. Manusia seperti pada akhirnya akan merasakan dimana pada levelnya akan bisa menghilangkan merasa kurang pada dirinya. Sebab mempunyai jiwa sosial yang tinggi.

Manusia juga tidak akan pernah bisa tenang hidupnya jika selalu merasa kurang dalam perjalanan hidupnya didunia. Karena merasa kurang dan ingin memiliki hidup yang sempurna selalu mereka tempuh. mereka juga sadar akan hal ini. namun kesadaran mereka bisa saja terkikis dengan terpenuhnya kekurangan tersebut dan muncul lagi kekurangan yang baru dan seterusnya sampai manusia tersebut tutup usia.

Rasa syukur merupakan hal yang mutlak kita punya. karena dengan rasa syukur merasa kekurangan itu kan bisa terkendali dengan bijak. apalah arti ilmumu yang tinggi jika kamu tidak punya rasa syukur, apalah artinya kekayaanmu jika kamu tidak punya rasa syukur. Kesempurnaan hanya milik Allah sang pencipta mahkluk hidup.

Liburan Ke Bukit Bangkirai Kutai Kartanegara

Baru bisa buat tulisan ini sekarang tentang liburan bersama keluarga ke Bukit Bangkirai Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Tepat pada libur sekolah 28 Desember 2016 dan saya sendiri juga kebetulan lagi ambil cuti dari kerja. Awalnya sih mau liburannya ke Tenggarong karena ada beberapa kelengkapan yang belum dilengkapi ya dibatalkan lah terpaksa. Saya sendiri pernah pertama kali ke Bukit Bangkirai pada tahun 2006 jalannya ya masih kacau bangetlah beda sekali dengan sekarang yang sudah dari awal masuk di Km. 38 ke jalan sepaku. Dari Km.38 kurang lebih 1 jam sampai ke Bukit bangkirai jaraknya saya gak hitung berapa kilometer sampai kesana. Saya berangkat kesana bersama ade saya dan keluarga yang lainnya. berangkat jam 8 pagi dengan membawa bekal makanan secukupnya. Sengaja pagi-pagi sekali supaya bisa menikmati jembatan gantungnya lebih berasa. karena, jika ramai pasti asiknya sudah gak ada.

Sesampainya dibukit bangkirai kita dihadapkan dengan hal yang umum pada saat memasuki wilayah tempat wisata yaitu tiket masuk. Tiket ini berlaku saat saya masuk pada tanggal 28 Desember 2016 gak tahu selanjutnya berubah atau tidak. harapan saya sih bisa turun harga tiket dan wahana permainannya..baahahahaha tapi jika naik juga tidak masalah yang penting fasilitas dan akses jalan menuju ketempat wisatanya harus dibenahi. #singgung pengelola inhutani yo. 


Setelah saya membeli tiket dengan memilih wahana permainan yang saya dan ade-ade saya inginkan. bergegaslah kami menuju kelokasi wahananya. Ingat buat teman-teman yang ingin berwisata ini hal terpenting buat kalian bukan hanya di bukit bangkirai saja tapi ditempat wisata lainya yang kalian kunjungi. "buanglah sampah pada tempatnya"



untuk mencapai jembatan gantung kita hanya bisa mengakses rute dengan berjalan kaki sejauh 500 meter dari tempat pembelian tiket masuk. so siapkan fisik kalian klo bisa makan makanan yang mengandung banyak energi. treknya emang lima ratus meter cuman tanjakan bro.




Jika kalian menemukan tempat ini selamat kalian bisa berfhoto dan berselfie ria disini. Dan setelah tempat ini kalian akan melalui jalur yang disungguhkan dengan pemandangan kayu-kayu yang lumayan besar dan sudah ada yang adobsi lagi.



Jomblo yang bang



dan tiba dijembatan gantungnya...
buat yang tidak merasa takut dengan ketinggian tidak akan pernah permasalahkan ini paling bilang ini belum seberapa tingginya dari tempat wisata yang disana dan disana dan disana dan disana dan disana ahhhhhhh terserahlah kalian mau bilang apa. tapi saya mewakili teman-teman yang takut dengan ketinggian seberapun tingginya pasti akan menjadi masalah dan jika mereka berani naik disini saya salut dan ama mereka. saya sendiri orang tidak takut dengan ketinggian DULU..hehe. tapi sekarang berbeda kaya gimana gitu naik dijembatannya. tapi disini saya mau coba hilangkan pobia itu. dengan cara melawan rasa pobia itu.


Tidak takut dengan ketinggian

Takut dengan ketinggian dan mencoba melawan rasa takut itu

tinggi jembatan ini sekitar 30 meter dan posisi jembatan ini diatas pohon bangkirai yang saling terhubung dari bangkirai satu kebangkirai yang lainnya dan mempunyai jumlah anak tangga kurang lebihnya sekitar 139 anak tangga. ya sebelum menaiki ke jembatan kami beristirahat sejenak sambil melihat situasi jembatan tersebut kebetulan angin lagi bertiup lumayan kencang. semakin asik aja buat saya. setelah selesai melihat lihat naiklah kami semua. ternyata sampai diatas edan kakiku lemah seperti gak bisa bergerak setelah menyeberangi jembatan yang pertama. dan singgah dipohon kedua pohon tersebut goyangnya minta ampun dah seperti mau rubuh aja tuh pohon. semakin menambah situasi pobia memuncak. tapi dalam hati ini sudah diatas masa harus kembali lagi. dan melihat ade saya yang perempuan biasa saja melintasi jembatan itu seperti tidak ada masalah. ah masa bodoh dengan ini. saya beranikan diri untuk menyeberang dijembatan yang kedua yang aksesnya dari pohon satu kepohon lain lumayan jauh. dan kebetulan angin juga berhembus kencang. dan gila banget saya mau duduk dijembatan itu karena kaki ngilu tapi malu juga sama ade-adeku. ya saya lupakanlah rasa itu semua coba untuk  sampai pohon bangkirai yang ketiga dan akhirnya saya sampai dipohon yang ketiga seperti gambar dibawah.

Posisi jembatan yang kedua/pohon ketiga

setelah sampai dipohon yang ketiga semangat saya kembali lagi. saya coba untuk bolak balik dijembatan yang agak panjang ini dan akhirnya pobia saya diketinggian 30 meter dipohon bangkirai hilang drastis.


akhirnya disini saya bisa goyang-goyang jembatannya dan sesukanya dah tapi bukan loncat kebawah loh ya. hehehe... sudah puas bermain dijembatan ini kamipun semua bergegas untuk turun.

Takut dengan ketinggian "isah"


Takut dengan ketinggian "ndut"

takut dengan ketinggian "ikbal"

setelah turun kamipun langsung istirahat sejenak.


berikut fhoto-fhoto yang bisa dikumpulkan

Burung enggang




















Sekian dan selalu berhati-hati jika berwisata